Makanan

Mars Siap Luncurkan M&M’s Tanpa Pewarna Sintetis, Tantangan Reformulasi Menanti

Dipublikasikan pada

A large M&M’s and Coca-Cola advertising display is visible outside the M&M’s World store in Las Vegas.
Source: ConfectioneryNews Ingredients

Mars International berencana memperkenalkan varian M&M’s yang bebas dari pewarna buatan, sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis pada produk permen ikoniknya. Janji tersebut mencakup tidak hanya M&M’s, tetapi juga Skittles dan Starburst, yang awalnya diumumkan pada Agustus 2023.

Respon Konsumen Terhadap Pewarna Buatan

Setelah melakukan survei pasar secara luas, Mars menemukan bahwa mayoritas konsumen di berbagai wilayah tidak menganggap pewarna sintetis sebagai faktor yang mengkhawatirkan. Seorang juru bicara perusahaan menegaskan bahwa persepsi publik terhadap bahan pewarna buatan tidak seburuk yang diperkirakan, sehingga tidak semua pasar menuntut penggantian dengan pewarna alami.

Kendala dalam Mengganti ke Pewarna Alami

Biaya dan Kompleksitas

Beralih ke sumber pewarna alami seperti bit dan kunyit ternyata memerlukan proses reformulasi yang rumit serta menambah biaya produksi. Laporan Wall Street Journal mencatat bahwa hingga saat ini warna biru dan coklat belum dapat direplikasi secara alami, sehingga kemasan baru yang bebas pewarna sintetis akan tetap melewatkan dua warna tersebut.

Tantangan Teknis pada Produk Konfeksioner

Anton Vincent, presiden divisi snack wilayah Amerika Utara Mars, mengakui bahwa mengubah formula produk bersejarah selama 85 tahun merupakan usaha yang “menakutkan”. Produk permen menuntut kestabilan warna yang tinggi; pewarna alami cenderung lebih sensitif terhadap suhu, cahaya, dan tingkat keasaman, yang dapat memengaruhi kecerahan serta umur simpan.

Perbandingan dengan Sektor Lain

Sektor minuman, produk susu, dan roti tampak lebih mudah dalam transisi ke pewarna alami karena formulasi yang lebih sederhana, persyaratan stabilitas warna yang tidak seketat konfeksioner, serta masa simpan yang lebih singkat. Hal ini memungkinkan mereka mengganti aditif sintetis tanpa menurunkan kualitas produk.

Implikasi bagi Industri

Kendala yang dihadapi Mars menegaskan perlunya inovasi berkelanjutan dalam bidang pewarna alami. Pemasok bahan baku dan produsen makanan diharapkan meningkatkan riset pada sumber botani baru, teknik ekstraksi yang lebih efisien, serta strategi formulasi lanjutan untuk menghasilkan warna yang stabil dan konsisten.

Sementara itu, banyak produsen konfeksioner tampaknya akan mengikuti jejak Mars dengan mengadopsi pendekatan hibrida: menyediakan varian tanpa pewarna bersamaan dengan produk tradisional yang masih memakai pewarna sintetis.

Penutup

Upaya Mars untuk menghadirkan M&M’s tanpa pewarna buatan menunjukkan bahwa meskipun permintaan konsumen terhadap label bersih meningkat, tantangan teknis dan ekonomi tetap menjadi penghalang utama. Keberhasilan reformulasi akan sangat bergantung pada inovasi bahan dan kemampuan industri untuk menyeimbangkan estetika visual dengan kealamian produk.