Komoditas
Lindt Digugat di AS karena Dugaan Penipuan tentang Praktik Anak Buruh pada Rantai Pasokan Kakao
Dipublikasikan pada

Gambaran Umum Gugatan
Sebuah gugatan perdata diajukan di pengadilan federal Washington, D.C. pada 21 Juli oleh firma hukum publik International Rights Advocates. Gugatan tersebut menuduh produsen cokelat asal Swiss, Lindt & Sprüngli, memberikan informasi yang menyesatkan kepada konsumen terkait upayanya menghapus praktik kerja anak di rantai pasokan kakao, terutama yang berasal dari Ghana dan Pantai Gading. Penggugat berargumen bahwa perusahaan telah mengetahui adanya penggunaan tenaga anak selama lebih dari dua dekade namun tetap mengklaim komitmen kuat terhadap hak asasi manusia.
Respons Lindt
Juru bicara Lindt & Sprüngli menegaskan bahwa perusahaan menanggapi isu kerja anak dengan serius dan menolak semua tuduhan dalam dokumen gugatan. Menurut pernyataan tersebut, Lindt memiliki prosedur bagi pemasok dan secara rutin menelusuri kasus kerja anak yang terindikasi dalam jaringan pemasoknya. Perusahaan juga menyatakan bahwa kebijakan internal melarang praktik tersebut, serta menegaskan komitmennya untuk menindak tegas bila ditemukan pelanggaran.
Komitmen Keberlanjutan
Lindt menonjolkan beberapa inisiatif yang menjadi bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjangnya:
- Rencana Keberlanjutan 2030 – sebuah kerangka kerja yang mencakup tujuan peningkatan sosial, lingkungan, dan ekonomi pada seluruh rantai pasokan.
- Program Pertanian Lindt & Sprüngli – program yang ditujukan untuk mendukung petani kakao dan mengurangi risiko kerja anak melalui pelatihan dan bantuan teknis.
- Pernyataan Perbudakan Modern – dokumen publik yang menguraikan langkah‑langkah pencegahan, termasuk pemantauan pemasok, program remediasi, dan partisipasi dalam skema sertifikasi.
Semua inisiatif tersebut, menurut perusahaan, dirancang untuk memperbaiki kondisi komunitas petani kakao serta menurunkan kemungkinan terjadinya kerja anak.
Tujuan Gugatan
Berbeda dengan banyak perkara komersial, gugatan ini tidak menuntut ganti rugi finansial. Fokus utama penggugat adalah memaksa Lindt mengubah atau menghentikan pernyataan pemasaran yang mereka anggap menyesatkan mengenai komitmen hak asasi manusia dan upaya menghilangkan kerja anak. Hingga kini, International Rights Advocates belum memberikan komentar lebih lanjut atas respons pihak perusahaan.
---